Bangun pagi melihat bulan masih bersinar di langit dlm balutan cahaya sinar putih matahari itu luar biasa....
16 Juni 2014
10 Mei 2014
3 Years...
Dear Ayah...
Assalamualaikum..
I wrote this on 5 May 2014...
Today we've missing you for 3 years..
I believe you are in the very best place in heaven now sweetheart..
I wish I took more pictures of you when you're still beside me.. But you dont really like to be photografed..
Actually, i did took many pictures of you..
I took your picture when you were walking beside me..
I took your picture when you were sleeping, when you were eating, when you were just doing nothing...
After 2 very hard brain surgery, after all that you've been through fighting this diseases, I was just so afraid of losing you someday.. So I took a lot of pictures of you so I can remember you and the moment with you always...
And I'm glad I did it...
Eventhough I wish I did it a lot more..
Miss you my husband in heaven..
Bunda, Harsya & Syifa miss you so much.. But dont worry about us.. we are doing just fine..
May you rest in peace Ayah..
We always send you kiss and hug through our prayer..
30 April 2014
Dear Harsya...
Maaf ya nak bunda harus menghukum Harsya hari ini..
Pasti Harsya sedih ya liat bunda sedih sampai nangis tadi pagi..
Bunda nangis bukan karena Harsya hilangin duit bunda...
Bukan...bunda bukan sedih kehilangan 35 ribu rupiah...
Tapi bunda nangis karena bunda sebenarnya nggak tega harus menghukum Harsya..
Bunda cuma pengen Harsya belajar menjaga amanah...
Berapa kali bunda nggak pernah marah walaupun uang untuk beli celana seragam Acha pakai untuk jajan di kolam renang karena Acha lupa bilang hari itu ada ekskul berenang.. Oke Acha lupa.
Terus berikutnya karena bunda keluar kota uang jajan Acha yang bunda titip agak banyak Acha bagi ke teman-teman karena Acha bilang Acha lagi punya uang jajan banyak jadi pengen bagi-bagi...termasuk uang untuk beli seragam yang hilang juga ikut di jajanin..
Oke Bunda nggak papa, kalau itu untuk niat baik..walaupun seharusnya Acha ijin dulu ke bunda...
Terus berapa kali Acha hilangin seragam, ketinggalan sepatu di sekolah sampai hilang, hilangin termos minum dan lain-lain.. bunda nggak pernah marah. Karena bunda yakin semuanya karena Acha nggak sengaja
Tapi kalau begini terus kapan Harsya belajar tanggung jawab?
Hari ini Acha bilang duit titipan bunda untuk beli jilbab sama mama Fiqih hilang.
Jatuh dari kantong. karena ternyata kantong celana Acha bolong
Bunda tau dan percaya Acha nggak bohong. Memang duit itu hilang...
Tapi kali ini bunda nggak bisa cuma iya iya aja terus ganti duit itu begitu aja.
Bunda ingin Acha belajar konsekuensi dari menjaga amanah
Bunda udah nitipin uang itu untuk mamanya Fiqih. Seharusnya Acha jaga dengan lebih hati-hati karena itu titipan.
Bunda kasih konsekuensi bunda batal beli jilbab karena uangnya hilang dan Acha harus bilang ke fiqih kalau bunda nggak jadi beli jilbabnya... Tapi bunda tau Acha berat ngomong ini ke Fiqih kan...
Ok kalau gitu bunda kasih opsi kedua, bunda tetap beli jilbab tapi uang jajan Acha bunda potong untuk ganti uang bunda yang hilang.
Acha sendiri yang pilih opsi kedua, bunda tetap beli jilbab dan uang jajan Acha bunda potong untuk bayar jilbab bunda.
Akhirnya hari ini Acha cuma bawa uang 2 ribu rupiah untuk jajan.
Dan bunda sediih...banget..
Sedih bayangin Acha nggak bisa jajan banyak-banyak
Makanya bunda nggak tahan nangis karena bunda sedih harus hukum Acha
Bunda berusaha tahan air mata tapi nggak tahan..
Bunda inget Syifa melirik bunda sambil diam
Bunda juga tau Acha sedih liat bunda ngusap air mata pakai tisue..
Bunda bukan nangis kehilangan uang Cha..
Bunda nangis karena harus menghukum Acha...
Mudah2an Acha kuat ya nak nggak bisa jajan banyak hari ini
Kan udah ada lunch di sekolah...
Kemarin-kemarin Acha sanggup kan nahan nggak jajan karena pengen beli kartu animal kaiser setiap minggu. Bunda yakin Acha juga kuat hari ini
Bunda ingin Acha belajar lebih hati-hati lagi yaa...
Sedih bunda liat Harsya turun dari mobil tadi pagi sambil cium tangan bunda dan bilang " Maaf ya Bun..."
Ya Harsya.. Bunda nggak pernah marah sama Harsya
Bunda cuma ingin Harsya lebih disiplin ya...
Pulang bunda dari kantor nanti give me a hug yaa Cha....
-Bunda-
Pasti Harsya sedih ya liat bunda sedih sampai nangis tadi pagi..
Bunda nangis bukan karena Harsya hilangin duit bunda...
Bukan...bunda bukan sedih kehilangan 35 ribu rupiah...
Tapi bunda nangis karena bunda sebenarnya nggak tega harus menghukum Harsya..
Bunda cuma pengen Harsya belajar menjaga amanah...
Berapa kali bunda nggak pernah marah walaupun uang untuk beli celana seragam Acha pakai untuk jajan di kolam renang karena Acha lupa bilang hari itu ada ekskul berenang.. Oke Acha lupa.
Terus berikutnya karena bunda keluar kota uang jajan Acha yang bunda titip agak banyak Acha bagi ke teman-teman karena Acha bilang Acha lagi punya uang jajan banyak jadi pengen bagi-bagi...termasuk uang untuk beli seragam yang hilang juga ikut di jajanin..
Oke Bunda nggak papa, kalau itu untuk niat baik..walaupun seharusnya Acha ijin dulu ke bunda...
Terus berapa kali Acha hilangin seragam, ketinggalan sepatu di sekolah sampai hilang, hilangin termos minum dan lain-lain.. bunda nggak pernah marah. Karena bunda yakin semuanya karena Acha nggak sengaja
Tapi kalau begini terus kapan Harsya belajar tanggung jawab?
Hari ini Acha bilang duit titipan bunda untuk beli jilbab sama mama Fiqih hilang.
Jatuh dari kantong. karena ternyata kantong celana Acha bolong
Bunda tau dan percaya Acha nggak bohong. Memang duit itu hilang...
Tapi kali ini bunda nggak bisa cuma iya iya aja terus ganti duit itu begitu aja.
Bunda ingin Acha belajar konsekuensi dari menjaga amanah
Bunda udah nitipin uang itu untuk mamanya Fiqih. Seharusnya Acha jaga dengan lebih hati-hati karena itu titipan.
Bunda kasih konsekuensi bunda batal beli jilbab karena uangnya hilang dan Acha harus bilang ke fiqih kalau bunda nggak jadi beli jilbabnya... Tapi bunda tau Acha berat ngomong ini ke Fiqih kan...
Ok kalau gitu bunda kasih opsi kedua, bunda tetap beli jilbab tapi uang jajan Acha bunda potong untuk ganti uang bunda yang hilang.
Acha sendiri yang pilih opsi kedua, bunda tetap beli jilbab dan uang jajan Acha bunda potong untuk bayar jilbab bunda.
Akhirnya hari ini Acha cuma bawa uang 2 ribu rupiah untuk jajan.
Dan bunda sediih...banget..
Sedih bayangin Acha nggak bisa jajan banyak-banyak
Makanya bunda nggak tahan nangis karena bunda sedih harus hukum Acha
Bunda berusaha tahan air mata tapi nggak tahan..
Bunda inget Syifa melirik bunda sambil diam
Bunda juga tau Acha sedih liat bunda ngusap air mata pakai tisue..
Bunda bukan nangis kehilangan uang Cha..
Bunda nangis karena harus menghukum Acha...
Mudah2an Acha kuat ya nak nggak bisa jajan banyak hari ini
Kan udah ada lunch di sekolah...
Kemarin-kemarin Acha sanggup kan nahan nggak jajan karena pengen beli kartu animal kaiser setiap minggu. Bunda yakin Acha juga kuat hari ini
Bunda ingin Acha belajar lebih hati-hati lagi yaa...
Sedih bunda liat Harsya turun dari mobil tadi pagi sambil cium tangan bunda dan bilang " Maaf ya Bun..."
Ya Harsya.. Bunda nggak pernah marah sama Harsya
Bunda cuma ingin Harsya lebih disiplin ya...
Pulang bunda dari kantor nanti give me a hug yaa Cha....
-Bunda-
25 Maret 2014
25 March..
Today is your bday sweetheart..
44 th seharusnya usia ayah sekarang...Tapi bunda yakin pasti ayah terlihat jauh lebih muda disana, di surga tempatmu beristirahat dengan tenang...
Tidak ada ucapan apapun karena bunda yakin ayah sudah mendapatkan semua kebahagiaan yang sempurna disana... Hanya doa dan ucapan terima kasih karena kesabaran ayah mengajarkan arti ikhlas, sabar serta terima kasih utk kasih sayang, cinta yang ayah berikan selama sisa usia... Allahuma firlahu warhamhu..waafihi wa'fuanhu... Semoga Allah memberikanmu tempat terindah disisiNya sayang...
Love n miss you sweetheart.. May you rest in peace... ❤️ Bunda
Langganan:
Postingan (Atom)






