3 Mei 2011

Untuk Anakku...

A Poem from Gabriela Mistral

Untuk Anakku

Tanganku sibuk sepanjang hari, Aku tak punya banyak waktu luang
Bila kau ajak aku bermain, Ku jawab," Ayah tak sempat, Nak".

Aku bekerja keras semua untukmu,
Tapi bila kau tunjukkan buku ceritamu atau mengajakku berbagi canda,
Ku jawab," Sebentar Sayang"

Di malam hari, kutidurkan kamu. Kudengarkan doamu, kupadamkan lampumu.
Lalu berjingkat meninggalkanmu

Kalau saja aku tinggal barang satu menit lagi
Sebab hidup itu singkat, tahun-tahun bagai berlari

Bocah cilik tumbuh begitu cepat, kamu tak lagi berada di sisi ayah
Membisikkan rahasia-rahasia kecilmu, buku dongengmu entah dimana

Tak ada cium selamat malam, tak kudengar lagi doamu.
Semua itu milik masa lalu...
Tanganku dahulu sibuk, sekarang diam
Hari-hari terasa panjang membentang

Kalau saja aku bisa kembali ke masa lalu.. menyambutmu hangat di sisiku..memberimu waktu dari hatiku

Kita melakukan banyak kekeliruan dan kesalahan, tapi kelalaian kita yang utama adalah mengabaikan anak, menyepelekan mata air kehidupan

Banyak kebutuhan kita dapat ditunda, tapi anak tak dapat menunggu

Kini saat tulang-tulangnya dibentuk, darahnya dibuat, dan nalurinya dikembangkan, Padanya kita tak dapat menjawab "Besok", sebab ia dijuluki "Hari ini"

(Gabriela Mistral ; Children Winner of Nobel Prize For Poetry).

Jagalah Lisanmu

"Sebuah cerita untuk kita renungkan..."


 
*****

Seseorang menceritakan gosip mengenai tetangganya dan dalam beberapa hari saja, seluruh lingkungan mengetahui ceritanya. Tetangganya itu tentu saja sakit hati.

Beberapa hari kemudian, orang yg menyebarluaskan gossip tersebut menyadari bahwa ternyata gosip itu tak benar. Dia menyesal, lalu datang kpd orang yg bijaksana untuk mencari tahu apa yg harus dilakukannya untuk memperbaiki kesalahannya itu.

"Pergilah ke pasar" kata orang bijak itu, "belilah kemoceng, kemudian dalam perjalanan pulang, cabuti bulu ayam di kemoceng dan buanglah satu persatu di sepanjang jalan pulang."
Meski kaget mendengar saran itu, si penyebar gosip tetap melakukan apa yg disuruh kepadanya.

Keesokan harinya orang tersebut melaporkan apa yg sudah dilakukannya.
Orang bijak itu berkata lagi, "Sekarang pergilah dan kumpulkan kembali semua bulu ayam yg kau buang kemarin dan bawa kepadaku"
Orang itu pun menyusuri jalan yg sama, tapi angin telah melemparkan bulu-bulu itu ke segala arah.

Setelah mencari selama beberapa jam, ia kembali hanya dgn tiga potong bulu.
"Lihat kan?" kata orang bijak itu, "sangat mudah melemparkannya, namun tak mungkin mengumpulkannya kembali, begitu pula dgn gossip. Tak sulit menyebarluaskan gossip, namun sekali gossip terlempar, 7 ekor kudapun tak dapat menariknya kembali."
*******

Saya jadi ingat sebuah petuah berharga, bahwa sebelum kita menceritakan tentang orang lain, ada hal yang harus kita tanyakan pada diri kita:

1. Apakah kita yakin betul bahwa berita itu benar?
2. Seandainya pun berita itu benar, Apakah ada manfaatnya kita ceritakan hal tsb utk org itu?
Bila jawabannya adalah tidak, alangkah lebih baik kita memilih untuk menjaga lisan kita...

Insyaallah...

30 April 2011

Blog Award

Hari sabtu pagi ada komentar masuk ke salah satu postingan saya, isinya: "bunda, saya kasih award yahh..keren lohh isi blognya bunda.. cek disini yahh.. http://diaryrhyfhad.blogspot.com/2011/04/bagi-bagi-award-tanda-terimakasih-ku.html.


Wow! Surprise sekali...saya sering melihat ada rekan blogger yang mendapatkan award dari sesama blogger. Ternyata sekarang giliran saya juga dapat hadiah Award from Rhyfhad. Senangnya....! Thanks a lot ya Rhyfad. btw menurut yang punya award, "kenapa gambarnya adalah gulungan tisu toilet yang berwarna??, itu karena gulungan itu suatu sesuatu yang jika semakin di gulung semakin besar dan jika semakin ditarik akan semakin kecil, yang artinya blog yang besar harus semakin digulung supaya tambah besar, blog yang besar jika terus ditarik maka akan semakin kecil (buat nyambung saja), yang jelas semua penuh warna..." hmm..boleh juga ya idenya.


Yang jelas bagi saya pribadi ngeblog adalah suatu bentuk ekspresi diri, dengan menulis blog saya mendapatkan banyak sekali manfaat positif, saya jadi lebih mengenal diri saya sendiri, lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan bisa mendapatkan banyak hal baru dari membaca pengalaman orang lain melalui blogwalking. Blog juga menjadi rekaman memory kehidupan saya. Dengan rekaman memory ini saya bisa mengambil banyak pelajaran dan renungan dari pengalaman yang tidak menyenangkan dan merekam memory indah dari pengalaman yang menyenangkan. Yang paling utama, blog jadi media aktualisasi diri saya. Dan.... ehm, kalau sedang gundah blog efektif sekali to make my feelings better :-)


Anyway apa manfaat blog buat anda?

21 April 2011

Long Weekend


"Liburan besok kemana?" seorang teman mengirim bbm.
Ah ya, ini menjelang long weekend. karena Jumat besok libur Paskah. Pasti banyak orang sudah punya segudang rencana untuk mengisi long weekend besok, saya sendiri lupa kalau besok hari libur. Malah sebelumnya saya berencana akan mengerjakan report yang sdh masuk deadline di hari Jumat besok. Karena rabu dan kamis ini full diisi dengan meeting.

Hmm... liburan kemana?

Saya nggak punya rencana kemana-mana. Ya.mau kemana dalam kondisi seperti ini? Ayah sakit, waktupun terbatas karena ayah tidak ada yang jaga, kondisi keuangan pun tidak mendukung.  klop kan?  :-p

Jadi long weekend ini tidak ada yang special. Sebenarnya ada sih enaknya, yaitu saya bisa sedikit santai, tidak perlu buru-buru bangun pagi untuk mengurus keperluan Harsya sekolah, dan tidak perlu tergopoh-gopoh bolak balik kantor -rumah karena hari ini libur. Saya bisa seharian stay at home, ngurusin semua keperluan ayah. Terutama memperhatikan asupan makannya

Tapi..stay at home seharian bisa juga berarti saya bakal capek banget karena itu berarti sepanjang hari tidak ada yang menggantikan. Sepanjang hari mengurus keperluan ayah, apalagi dengan kondisi rumah tidak ada pembantu. Rasanya lebih baik di kantor deh daripada harus dirumah.

Ya, kadang-kadang kantor bagi saya menjadi tempat pelarian dari semua masalah dirumah. Hm…Benar juga kalau ada yang bilang ibu rumah tangga kadang-kadang lebih capek daripada jadi pekerja kantoran.  Dari mulai bangun pagi sampai tidur lagi, adaaaa…saja yang dikerjakan. Mulai menyiapkan anak-anak sekolah, menyiapkan makan, memandikan anak-anak, menyapu, membereskan rumah, mencuci piring, tau-tau tanpa terasa hari sudah siang. Begitu terus sampai malam. Biasanya baru bisa istirahat setelah anak-anak tidur. Sama sekali tidak ada waktu untuk diri sendiri…

Tapi kondisi ini tentu tergantung juga, kalau ibu rumah tangga yang dirumahnya punya asisten (pembantu) atau anak-anak sudah beranjak dewasa tentu bisa lebih santai sedikit....Begitu juga kalau ibu bekerja yang dikantornya padat dengan kerjaan, tentu kantor tidak bisa dijadikan 'pelarian' dari pekerjaan rumah. 

Malah yang lebih melelahkan adalah bila dikantor sudah repot dengan kerjaan, sampai dirumah masih harus direpotkan lagi dengan urusan pekerjaan rumah tangga… hmm kadang-kadang saya ada di situasi tersebut. Untung saat ini saya sudah tidak di bagian operasional, jadi pekerjaan kantor sehari-hari tidak terlalu menyita waktu. Berada dikantor kadang-kadang bagi saya ‘lebih santai’ daripada berada dirumah. Saya bisa fokus dengan pekerjaan dan diri sendiri.

Anyway…semua sudah ada porsi masing-masing. Walopun sedih nggk bisa liburan kemana-mana. Yah.. paling tidak saya sangat bersyukur masih bisa menghabiskan waktu dan berada di tengah-tengah keluarga tercinta... Alhamdulilaah...

Have a nice long weekend everyone :-)