Find Me on Facebook

Well done Kid ! (Anak Kecil Penjaja Koran Part 2)

Hi all, udah lama nih belum sempat update kelanjutan cerita kisah anak kecil penjaja koran di lampu merah. Ceritanya sekitar beberapa hari setelah pertemuan terakhir saya dengan dia, saya kembali lewat jalur biasanya. Lampu merah Jl. Abdullah Lubis menuju Jl. S Parman.  Dan saya bertemu kembali dengan dia. hehe... lucu karena saya ingat pertemuan terakhir kami saat dia berteriak pada saya untuk sering sering lewat sini ya Kak. Senang ternyata dia memang merasa kehilangan saya.. Hm..kali ini saya ingin tau gimana ya reaksinya pada saat saya membeli korannya.

Saya berhenti di kemacetan lampu merah, dan dia menghampiri mobil saya dengan sumringah. Anak tersebut menyodorkan korannya dan saya tersenyum menyambutnya sambil memberikan selembar uang Rp. 1.000.- Hehe.. sengaja, pengen tau reaksinya. Dan mau tau gimana reaksinya?
Hm...Bener nih mau tau? Hehehe....

Reaksinya....... dia tersenyum sambil mengucapkan "Makasih kak" . Saya senang sekali... Saya berikan uang pas dan dia tetap mengucapkan terima kasih. Very nice....kelihatannya anak ini mulai tau gimana berinteraksi dengan seseorang yang bukan sekedar pelanggan biasa. Dia mulai pintar mengekspresikan ungkapan rasa senang dan terima kasihnya. 

Sebenarnya saya sedikit merasa bersalah menuduh dia tidak tahu terima kasih di postingan sebelumnya. Karena bisa saja kan alasan kenapa dia tidak ucapkan sepatah katapun saat saya berikan uang pas (bukannya uang lebih seperti biasanya) bukan karena dia tidak mau berterima kasih, tapi mungkin saja karena mungkin dia bingung. Ada apa dengan saya ya... kok tumben kali ini ngasih nya uang pas. Apa ada yang salah? Dan reaksi diam dia mungkin karena dia heran. bukan tidak tau terima kasih. Dan mungkin juga bingung harus komentar apa, secara dia cuma seorang anak kecil yang belum pintar berbasa basi dan masih polos.

Well apapun itu, saya bersyukur anak ini sudah belajar untuk mengekspresikan rasa terima kasihnya kepada pelanggannya dan menyadari bahwa penting menjaga interaksi dengan pelanggan setianya (halah..mikirnya jauh banget ya..kepikir juga gak kali itu anak sampe kesitu.. hehe..) Ya intinya gitu deh. Menurut saya si anak sudah mendapatkan dan belajar sesuatu dari interaksi kami.

Oh ya, Saya sebenarnya ingin mengambil foto anak tersebut, karena ada seorang teman yang penasaran ingin tahu wajah si anak. Kalian juga pasti pada penasaran kan? Hehe...
Sayang sebelum saya sempat menanyakan lebih lanjut si anak segera berlari menuju lampu merah dan duduk di sana. Well.. mungkin lain kali deh pikir saya, saya juga sebenarnya ingin tahu siapa namanya. Mungkin di pertemuan selanjutnya.

Nggak lama lampu hijau menyala dan saya melewati anak kecil tersebut, and you know what?
Saat mobil saya lewat si anak melambaikan tangannya tinggi- tinggi ke saya dan dadah dadah ke saya dengan senyum sangat lebar. Hei...I'm so surprise.....! saya pun membalas lambaian tangannya dari dalam mobil. Lucu juga melihat tingkah dia yang sangat antusias.  Okelah...mudah2an semua kejadian ini bisa menjadi modal untuk dia berinteraksi dengan banyak orang lain dengan lebih baik lagi.
Well done Kid ! :-)

Related post : http://cutmaharatu.blogspot.com/2013/03/kakak-besok-lewat-sini-lagi-ya.html

4 komentar:

  1. senang sekali ternyata si anak tidak seperti dugaan sebelumnya ya mbak

    BalasHapus
  2. aduh, baca ini kok mata saya berkaca-kaca, pdahal hati saya senang sekali ^_^
    sangat jarang anak kecil seperti dia, betapa dia bersyukur meski diberi uang pas, dan bagaimana dia melambai, anak kecil itu masih polos dan mudah-mudahan Allah selalu memberinya kesehatan dan kebaikan hati sampai tua... Aamiin...

    maaf ya mbak, jadi mellow gini :P

    BalasHapus
  3. Kepolosan anak bisa dilihat dari ekspresi wajah mereka kak.

    BalasHapus

buat yang udah baca, kirim komentar anda disini ya...jangan lupa tuliskan nama :-)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Recent Posts